Yanno Agro

Malaka 100 SC

Malaka 100 SC
Fungisida Sistemik & Fitotonik

MALAKA 100 SC

Teknologi Mikrokapsul untuk Tanaman Lebih Hijau & Kokoh

MALAKA 100 SC adalah fungisida sistemik modern dengan formulasi SC (Suspension Concentrate) yang bekerja secara protektif dan kuratif. Menggunakan teknologi mikrokapsul, produk ini memastikan pelepasan bahan aktif yang lebih stabil dan tahan lama di jaringan tanaman.

1. Karakteristik & Mekanisme Kerja

  • Sistemik & Preventif-Kuratif: Bekerja secara ganda untuk mencegah (protektif) sekaligus mengobati (kuratif) infeksi jamur.
  • Formulasi SC: Berbentuk pekatan mikrokapsul dalam cairan yang mudah disuspensikan, memberikan daya lekat dan stabilitas tinggi.
  • Mekanisme Kerja: Menghambat respirasi sel pada jamur, menghentikan pembentukan energi (ATP) sehingga jamur tidak dapat tumbuh dan berkembang.

2. Spektrum Target Penyakit

Sangat efektif dalam mengendalikan penyakit utama seperti:

  • Penyakit Blas: Mengamankan tanaman padi dari infeksi leher malai.
  • Hawar Pelepah: Mencegah kerusakan pelepah akibat jamur patogen.
  • Bercak Daun: Menjaga luas permukaan daun tetap sehat untuk fotosintesis maksimal.

3. Kelebihan Utama

  • Efek Fitotonik: Membuat daun tanaman terlihat lebih hijau segar dan batang menjadi lebih kokoh.
  • Teknologi Mikrokapsul: Pelepasan bahan aktif terkontrol yang memberikan perlindungan lebih lama (long-lasting).
  • Daya Serap Cepat: Sifat sistemiknya memungkinkan bahan aktif terserap oleh jaringan tanaman dalam waktu singkat.

4. Tabel Dosis Anjuran

KomoditasSasaranDosis / LiterDosis / Tangki 16L
PadiBlas, Hawar Pelepah, Bercak Daun0,75 – 1,5 ml/l12 – 24 ml
Bawang MerahBercak Ungu (Alternaria porri)0,75 – 1,0 ml/l12 – 16 ml
Cabai / TomatAntraknosa, Bercak Daun0,75 – 1,25 ml/l12 – 20 ml
JagungHawar Daun1,0 – 1,5 ml/l16 – 24 ml

Tips Agronomis & Waktu Aplikasi:

  • Waktu Terbaik: Aplikasikan pada pagi hari (07.00 – 09.00) atau sore hari (15.00) untuk menghindari penguapan dini dan memastikan penyerapan optimal.
  • Fase Kritis Padi: Semprotkan secara merata pada fase bunting dan keluar malai untuk menjaga kesehatan bulir dan memaksimalkan hasil panen.
  • Strategi Jagung: Gunakan volume semprot tinggi agar butiran cairan mampu menembus rimbunnya kanopi daun jagung.
  • Pencegahan Bawang: Gunakan secara preventif untuk menjaga kesehatan daun tetap hijau dan mencegah datangnya bercak ungu.