
Abaktin 18 EC
Bahan Aktif: Abamektin 18 g/l
Standar emas insektisida golongan Avermectin (Grup 6) yang sangat efektif untuk pengendalian rutin dan pencegahan hama kutu-kutuan.
1. Karakteristik & Mekanisme Kerja
Abaktin 18 EC bekerja dengan tiga cara sekaligus: Kontak, Lambung, dan Translaminar.
- Efek Translaminar: Kemampuan menembus jaringan mesofil daun, menciptakan "benteng pertahanan" bagi hama yang bersembunyi di bawah permukaan daun.
- Aktivitas Saraf: Menghambat transmisi saraf (GABA), menyebabkan hama lumpuh total, berhenti makan, dan mati dalam 1-3 hari.
- Spektrum Luas: Efektif melawan kutu-kutuan, ulat, hingga penggorok daun.
2. Spektrum Target (Spesialis Hama Kecil)
Abamektin 18 g/l adalah solusi utama bagi hama berikut:
- Tungau (Mites): Mengatasi tungau merah/kuning penyebab daun melintir.
- Thrips: Solusi utama daun keriting dan pucuk cokelat pada cabai.
- Penggorok Daun (Liriomyza): Membunuh larva di dalam alur daun bawang atau kentang.
- Kutu Daun (Aphids): Mengendalikan koloni penghisap cairan tanaman.
3. Tabel Dosis Anjuran Abaktin 18 EC
| Komoditas | Hama Sasaran | Dosis / Liter Air |
|---|---|---|
| Cabai | Thrips, Tungau, Kutu Daun | 0,5 – 0,75 ml |
| Bawang Merah | Penggorok Daun, Thrips | 0,75 – 1,0 ml |
| Tomat | Kutu Kebul, Penggerek Buah | 0,5 – 1,0 ml |
| Padi | Penggulung Daun, Sundep | 0,75 – 1,0 ml |
| Semangka/Melon | Thrips, Tungau | 0,25 – 0,5 ml |
💡 Tips Strategis Lapangan
- Waktu Sore Hari: Sangat disarankan aplikasi setelah jam 16.00 untuk menghindari fotodegradasi oleh sinar matahari.
- Penyerapan Daun: Butuh waktu 2-4 jam tanpa hujan agar bahan aktif terserap sempurna ke jaringan translaminar.
- pH Air: Gunakan air dengan pH netral (6-7) untuk menjaga kestabilan bahan aktif dalam tangki.
Abaktin 18 EC: Standar emas untuk menjaga tanaman tetap mulus dari serangan hama keriting daun.