Yanno Agro

PLENNO 50 WG

PLENNO 50 WG

PLENNO 50 WG

Bahan Aktif: Pimetrozin 50 g/l

Insektisida unik yang bekerja dengan cara yang sangat elegan namun mematikan bagi hama penghisap melalui metode penghambat makan (Antifeedant).

1. Karakteristik & Golongan

Pimetrozin termasuk dalam golongan Pyridine azomethine (IRAC Grup 9B). Konsentrasi 50 g/l hadir dalam formulasi cair yang mudah diserap, menjadikannya salah satu penghambat makan yang paling efektif di kelasnya.

2. Mekanisme Kerja: "Efek Lapar" (Plugging Effect)

Cara kerja Pimetrozin sangat berbeda dari insektisida saraf pada umumnya:

  • Sistemik Luar Biasa: Diserap melalui daun dan akar, lalu dialirkan ke seluruh jaringan tanaman melalui xilem dan floem untuk perlindungan menyeluruh.
  • Penghambat Saluran Makan: Sistem saraf yang mengontrol kelenjar liur dan otot penghisap serangga akan "terkunci" segera setelah terpapar.
  • Kelaparan Permanen: Serangga tidak bisa lagi menusukkan jarum mulutnya (stylet) ke jaringan tanaman dan akan mati kelaparan dalam 2-4 hari akibat dehidrasi.

🌱 Analisis Agronomis & Keunggulan

  • Memutus Rantai Virus: Sangat efektif mencegah penularan penyakit virus seperti Virus Gemini atau Tungro karena hama langsung berhenti menghisap.
  • Sangat Selektif: Ramah terhadap musuh alami seperti laba-laba dan kumbang koksi, cocok untuk Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
  • Efek Long-Lasting: Daya lindung sistemik yang kuat mampu bertahan di dalam tanaman sekitar 7-14 hari.

3. Spektrum Target (Spesialis Hama Penghisap)

  • Wereng Cokelat (Nilaparvata lugens): Standar emas untuk pengendalian wereng pada tanaman padi.
  • Kutu Daun (Aphids): Memberikan hasil maksimal pada sayuran dan tanaman hias.
  • Kutu Kebul (Whitefly): Menekan penyebaran virus kuning pada cabai dan tomat karena hama langsung berhenti menghisap.
  • Thrips: Memberikan perlindungan intensif pada pucuk-pucuk muda tanaman.

4. Tabel Dosis Anjuran PLENNO 50 WG

KomoditasHama SasaranDosis / Liter AirCara & Waktu Aplikasi
PadiWereng Cokelat, Punggung Putih1,0 – 2,0 mlArahkan nosel ke pangkal batang padi tempat wereng berkumpul.
Cabai / TomatKutu Kebul, Kutu Daun1,5 – 2,5 mlSangat efektif mencegah penyebaran virus kuning/gemini.
Bawang MerahThrips, Kutu Daun1,0 – 2,0 mlGunakan perekat agar larutan menempel sempurna pada daun yang licin.
Kacang PanjangKutu Daun1,0 – 1,5 mlAplikasi saat terlihat koloni kutu di pucuk atau polong muda.
Tanaman HiasKutu Perisai, Kutu Putih1,0 – 1,5 mlSangat aman untuk kelopak bunga tanpa menyebabkan bercak.

Saran Aplikasi Lapangan

  • Edukasi Pengamatan: Jangan kaget jika wereng masih menempel; jika jatuh saat disentuh dan tidak bisa naik lagi, berarti efek "lumpuh mulut" telah bekerja.
  • Waktu Terbaik: Lakukan penyemprotan pada fase preventif atau kuratif awal saat populasi mulai terlihat.
  • Volume Semprot: Gunakan volume semprot tinggi untuk distribusi yang merata guna mempercepat penyerapan sistemik.