Yanno Agro

Keberangkatan peti kemas ekspor pestisida

Keberangkatan peti kemas ekspor pestisida

8 November 2025

dsc00454

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, secara resmi melepas ekspor sebanyak 120 ton pestisida ke Filipina dari fasilitas produksi yang berlokasi di Karawang. Kegiatan ekspor ini merupakan hasil kerja sama antara PT Yanno Agro Science Indonesia dan PT Inti Everspring Indonesia. Menurut Faisol Riza, pencapaian ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri, khususnya di sektor kimia dan pertanian, semakin mampu bersaing di tingkat global. Ia menegaskan bahwa perusahaan pestisida nasional kini memiliki kesiapan untuk memasuki dan berkompetisi di pasar internasional.

 

Pestisida sendiri merupakan bahan, baik kimia maupun biologis, yang digunakan untuk mengendalikan hama, penyakit, serta gulma yang dapat merusak tanaman dan hasil pertanian. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ekspor ini menjadi bukti bahwa industri pestisida nasional tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berperan dalam mendukung program ketahanan pangan. Setelah kebutuhan domestik terpenuhi, ekspor dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas pasar.

 

Di sisi lain, Direktur PT Yanno Agro Science Indonesia, Yanno Nunuhitu, menjelaskan bahwa pengiriman ke Filipina mencakup enam kontainer dengan total 120 ton pestisida.

Ia menambahkan bahwa perusahaan kini mulai memperluas jangkauan pasar ke luar negeri setelah kebutuhan domestik terpenuhi. Kerja sama dengan PT Inti Everspring Indonesia sebagai produsen bahan aktif juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk agar tetap kompetitif di pasar global.

Ke depan, perusahaan menargetkan ekspor lanjutan ke berbagai wilayah, termasuk Malaysia, kawasan Asia Timur, hingga Afrika.